Catatan Si Kaswo (CsK)

pergi karena tugas….pulang karena beras

untukmu ibu

IbukuKita semua terlahir dari seorang Ibu, karenanya agama menempatkan ibu di posisi yang sangat utama sebagaimana Nabi SAW bersabda قال رسول الله لرجل حين يسأله : “من أحق الناس بحسن صحابتي؟ قال : أمك, قال : ثم من؟ قال : أمك, قال : ثم من؟ : قال : أمك, قال : ثم من؟ قال : أبوك ” Artinya : Telah bersabda rasulullah kepada seorang lelaki ketika ditanyakan kepada baginda : “Siapakah manusia yang paling layak aku berbuat kebaikan padanya? Rasulullah bekata : ibu kamu, kemudian siapa? Berkata rasululah : ibu kamu, kemudian siapa? Berkata rasulullah : ibu kamu, kemudian siapa? Ayah kamu.

Itulah sabda Rasulullah SAW yang menunjukan keutamaan dari seorang ibu. Karenanya kepada teman-teman yang hari ini jauh dari ibu, sewaktu masih diberi kesehatan dan umur panjang, datanglah nak Ibu merindukanmu. Peluklah ibumu, mohon maaflah padanya. Dia ibumu, yang telah membesarkanmu yang telah melahirkanmu dengan bertaruh nyawa. Karena Ibu kamu sekarang menjadi orang yang terhormat, menjadi menteri, menjadi pejabat negara, menjadi saudagar, bahkan menjadi Presiden. Ibumulah yang telah mendidikmu belajar mengenal siapa Tuhanmu, Ibumulah yang mengajarkan mengenal Tuhanmu dan Ibumulah yang mengajar tak kenal lelah akan arti hidup ini yang mengantarkanmu menjadi orang terhormat. Sekiranya Ibumu telah tiada doakanlah nak, karena doamu, Ibu akan tersenyum disisi Tuhan. Dia bahagia karena doa anak yang soleh akan sampai kepada-Nya.

kaswo - CopySahabatku, hari ini (19/12/2012), kita semua merayakan Hari Ibu yang biasanya jatuh pada tanggal 22 Desember 2012 dalam bentuk upacara bendera dilingkungan Kementerian Hukum dan HAM RI. Harapannya dengan menyambut hari ibu ini, secara tidak langsung dapat mengingatkan kepada kita akan kepayahan dan jerih payah yang dilalui oleh seorang ibu untuk membesarkan dan mendidik anak mereka mengikut acuan yang sebenarnya. Melihat keadaan masyarakat Indonesia saat ini, maka Hari Ibu merupakan cara yang terbaik untuk menyadarkan sebuah masyarakat yang kadang alpa untuk beramal mengikut apa yang diajar oleh Al-Quran dan As-Sunnah.Terhadap kedudukan seorang Ibu dan juga Bapak kita, sebagaimana Al Qur’an menjelaskan :

ووصينا الإنسان بوالديه حسنا وإن جاهداك لتشرك بي ما ليس لك نه علم فلا تطعهما إلي مرحعكم فأنبئكم بما كنتم تعملون

Maksudnya: Dan Kami wajibkan kepada manusia agar (berbuat) kebaikan kepada kedua orang-tuanya. Dan jika keduanya memaksamu untuk menyekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau patuhi keduanya. Hanya kepada-Ku tempat kembalimu, dan akan Aku beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. [Al-Ankabut: 8]

وقضى ربك ألا تعبدوا إلا إياه وبالوالدين إحسانا إما يبلغنك عندك الكبر أحدهما أو كلاهما فلا تقل لهما أف ولا تنهرهما وقل لهما قولا كريما

Maksudnya: Dan Tuhanmu telah perintahkan, supaya engkau tidak menyembah melainkan kepadaNya semata-mata dan hendaklah engkau berbuat baik kepada ibu bapa. Jika salah seorang dari keduanya atau kedua-duanya sekali, sampai kepada umur tua dalam jagaan dan peliharaanmu, maka janganlah engkau berkata kepada mereka (sebarang perkataan kasar) sekalipun perkataan “Ha” dan janganlah engkau menengking menyergah mereka, tetapi katakanlah kepada mereka perkataan yang mulia (yang bersopan santun). [ Al-Isra’: 23]

Dengan menyambut Hari Ibu, kita dapat menggembirakan wanita-wanita yang bergelar ibu karana perbuatan membuat baik kepada manusia adalah suatu perkara yang sangat dianjurkan oleh agama. Apalagi berbuat baik kepada Ibu dan Bapak kita. Selamat hari ibu, mari kita kenang ibu kita, mari kita kunjungi ibu kita dan mari kita doakan ibu kita “semoga diberikan umur panjang, diberikan kesehatan dan selalu diberkati oleh Allah SWT, Tuhan YME”….aamiin. Khusus untuk Ibu, aku ingin mengenangmu atas belaian kasih sayangmu melalui bait-bait indah karya Richard Fernando Putra Bela.

Ibu engkau mengandungku 9 bulan lamanya
sampai engkau melahirkanku dengan susah payah
engkau merawatku sampai aku tumbuh besar
engkau juga merawatku tanpa pamrih
dan engkau juga merawatku dengan penuh kasih sayang

Ibu kau mengajariku berjalan sampai aku bisa berjalan
engkau juga mengajariku berbicara sampai aku bisa
Ibu kau bagaikan malaikatku
dikala aku sedih engkau selalu ada untuk menghiburku

Ibu.. aku juga merasa engkaulah pahlawanku
setiap aku kesusahan engkau selalu ada untuk membantuku
Ibu… bekerja keras
untuk menafkahiku
ibu… terima kasih atas pengorbananmu
yang engkau berikan kepada ku
Ibu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 19 Desember 2012 by .

Pos-pos Terbaru

Kategori

%d blogger menyukai ini: