Catatan Si Kaswo (CsK)

pergi karena tugas….pulang karena beras

penggunaan dan pemanfaatan BMN, fokus Penertiban BMN Kemenkumham Tahap II

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Jakarta, (CsK) – 21 November 2012 – Pelaksanaan kegiatan Peningkatan Wawasan dan Pembinaan Administrasi Pengelola BMN hendaknya dapat dijadikan sebagai sarana untuk evaluasi, demikian disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI Bapak Dr. Bambang Rantam Sariwanto saat membuka acara kegiatan peningkatan wawasan dan pembinaan administrasi pengelola Barang Milik Negara dilingkungan Kementerian Hukum dan HAM RI Tahun 2012 di Graha Pengayoman. Acara yang akan berlangsung dari tanggal 21 s/d 23 November 2012 ini diselenggarakan di Hotel Harris, Bandung Jawa Barat diikuti oleh para Kepala Bagian Umum dan Kepala Sub Bagian Keuangan dan Perlengkapan pada Kantor Wilayah dan Unit Eselon I yang berjumlah 88 orang peserta, demikian disampaikan Kepala Bagian Analisa Kebutuhan Dra. Linda Dirgowati dalam laporannya selaku Ketua Panitia Penyelenggara.

Permasalahan yang berkaitan dengan Pemanfaatan dan Penggunaan BMN perlu memperoleh perhatian karena terdapat keterkaitan dengan masalah penatausahaan BMN, lebih lanjut Sekretaris Jenderal dalam pengarahannya memberikan apresiasi atas penyelenggaran kegiatan ini. Pada tahun 2007 dan 2008 telah dilakukan penertiban terhadap aset BMN  Kementerian Hukum dan HAM RI sehingga aset Kementerian Hukum dan HAM RI pada saat ini mengalami kenaikan neraca yang mencapai nilai hampir 18 trilyun lebih. Para peserta yang merupakan perwakilan dari Unit Eselon I (Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Barang Eselon I (UAPPB-E1) dan Kantor Wilayah sebagai Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Barang Wilayah (UAPPB-W) memiliki peranan yang penting yaitu sebagai fungsi koordinator, pembinaan dan monitoring terhadap pelaksanaan penatausahaan BMN dengan memperhatikan 3 asas yang disebut Tri Tertib, yaitu :

  1. Tertib Administrasi, berkaitan dengan pelaporan yang akurat dan akuntabel
  2. Tertib Fisik, berkaitan dengan kesesuaian antara bentuk/fisik BMN dengan catatan BMN
  3. Tertib Hukum, berkaitan dengan sertifikasi BMN

Lebih lanjut, Sekretaris Jenderal menyampaikan “jika tahun 2007 – 2008 telah dilakukan penertiban BMN, maka saat ini perlu dilakukan kembali Penertiban BMN Tahap II. Carilah inovasi-inovasi baru, fokuskan Penertiban BMN Tahap II ini pada penggunaan dan pemanfaatan BMN. Silahkan disusun roadmapnya sehingga nanti mempermudah kerja saudara sekalian. Akhirnya kepada para peserta, selamat mengikuti kegiatan ini semoga membawa manfaat bagi kemajuan Kementerian Hukum dan HAM RI. Mengutip kata bijak hari ini dari Bapak Drs. Tjipto Rahardjo, SH, M.Si. “sabar itu ilmu tingkat tinggi, belajarnya setiap hari, latihannya setiap saat, sekolahnya seumur hidup, ujiannya bersifat mendadak namun hadiahnya kebahagiaan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 21 November 2012 by .

Pos-pos Terbaru

Kategori

%d blogger menyukai ini: