Catatan Si Kaswo (CsK)

pergi karena tugas….pulang karena beras

Keindahan Tanah Lot, Pasar Sukowati dan enaknya Pia Legong

Denpasar, 14 Juli 2012. Bak pepatah sambil menyelam minum air. Kami bersama teman-teman kantor yang sedang menyelenggarakan kegiatan di Hotel Aston Denpasar, dengan menyewa mobil kami mencari keindahan alam pulau Dewata. Sasaran pertama adalah Tanah Lot.

a. Tanah Lot.

Kebetulan hari liburan anak sekolah, tempat ini cukup ramai sekali dikunjungi para wisatwan asing maupun domestik. Bus-bus rombongan wisata dari Pulau Jawa juga banyak berjejer di parkiran. Memasuki area tanah lot kita akan melewati gerbang utama dengan pintu gapura khas pulau dewata. Menyusuri jalan menuju pantai tanah lot akan dijumpai pedagang-pedagang penjaja oleh-oleh khas pulau dewata. Mendekati pantai tanah lot, pengunjung akan melewati tugu prasasti peresmian yang ditandatangani Presiden RI waktu itu, Ibu Megawati Soekarnoputri. Area tanah lot memiliki dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Dang Kahyangan. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut.

Adapun tanah lot terletak di Desa Beraban Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, sekitar 13 km barat Tabanan. Disebelah utara Pure Tanah Lot terdapat sebuah pura yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut. Tebing ini menghubungkan pura dengan daratan dan berbentuk seperti jembatan (melengkung). Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam (sunset), turis-turis biasanya ramai pada sore hari untuk melihat keindahan sunset di sini. sayangnya kami datang di pagi hari jadi tidak dapat menikmati indahnya matahari terbenam.

b. Pasar Sukowati

Setelah puas memandang ciptaan Yang Maha Kuasa, Alloh SWT di tanah Lot, kami bersama teman-teman menuju Pasar Sukowati atau Sukawati.Sebagian besar orang atau wisatawan pasti tahu dan pernah ke sana. Pusat oleh-oleh yang berada di Kabupaten Gianyar ini memang sangat terkenal di penjuru pulau dewata bahkan di Indonesia. Terletak 20 km dari kota Denpasar dan sekitar 30 menit dari Pantai Kuta. Bila anda berangkat dari Denpasar, pasar Sukowati ini sangat mudah dijangkau, anda tinggal berjalan ke arah timur laut denpasar dan mengikuti petunjuk jalan pasti anda sampai disana.
Sayangnya fasilitas pendukung Pasar Seni Sukowati ini kurang memadai, sepertinya pemda setempat harus turun tangan terutama fasilitas untuk buang hajat. Pengalaman kami ketika mau ke toilet ini terlihat sangat kotor kurang perawatan sehingga WC  mampet dan bau. Sudah semestinya tempat yang vital ini bersih dan wangi karena banyaknya pengunjung dan wisatawan dari berbagai penjuru yang mengunjungi tempat ini.

Di pasar ini anda dapat membeli oleh-oleh khas Bali dalam bentuk apapun. Ada kaos, kain, gantungan kunci, ukiran, lukisan, pigura dan sebagainya.Pasar ini buka mulai jam 8 pagi sampai jam  6 sore. Sebaiknya anda belanja kesana pukul 8 – 10 pagi karena biasanya para pedagang baru selesai sembahyang, nah menurut kepercayaan mereka bila berhasil jualan di pagi hari maka akan membawa kelarisan untuk jam-jam berikutnya.
Seperti pasar tradisional lainnya, anda disini dianjurkan sekali menawar barang yang dijual kalo bisa tawar sampai 50 % dari harga yang ditawarkan.Ada hal kecil yang agak mengganggu disana yaitu para penjual oleh-oleh keliling yang menawarkan barangnya dengan agak memaksa, tapi bila anda terganggu tidak usah dihiraukan, toh mereka juga cari uang.

Di bagian depan pasar Sukowati ini berjejer toko yang menjual aneka ragam pakaian khas Bali seperti kaos, celana, batik dan lainnya.bila anda masuk kedalam anda akan disuguhkan pajangan barang-barang yang mempunyai seni tinggi seperti ukiran dari kayu, marmer, pahatan dari batu yang sangat khas Bali.

d. Pia Legong

Mungkin ini gak ada di tempat lain, memang pia legong hanya dijual di bali tepatnya hanya diproduksi dan dijual di Jl. Raya By Pass Ngurah Rai Ruko Kuta Megah 15 Bali. Pengalaman pertama beli pia legong luar biasa karena pembeli akan antri puluhan meter dan kalau gak mau antri mesti pesan dahulu 1 minggu sebelumnya. Jadi istimewanya antrinya ini mau beli makanan oleh-oleh harus susah payah antri, he he he. Untuk rasa juga enak sebagaimana pia-pia lainnya. Jadi kalau ke bali saya sarankan jangan lupa beli oleh-oleh ini “PIA LEGONG” dijamin seru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 16 Juli 2012 by .

Pos-pos Terbaru

Kategori

%d blogger menyukai ini: